Aryaduta Hotel Semanggi (Porto Venezia)

aryaduta hotel jakarta porto venezia

Benvenuto a Porto Venezia..!

Selamat datang di Porto Venezia..!

Sebuah restoran yang terletak di dalam AryaDuta Semanggi. Awalnya, Porto Venezia memang memiliki konsep fine dining ala Italia, tapi sekarang Porto Venezia berubah konsep menjadi casual dining dengan makanan Indonesia  contemporer.

Ada banyak menu yang disajikan di Porto Venezia dan 80 persen dari menunya merupakan menu khas Indonesia. Menu pertama yang disajikan adalah Vegetable Lumpia. Jamur, wortel, bawang Bombay dan kol yang dibungkus kulit lumpia. Rasanya? Crispy diluar, soft di dalam. Dicampur dengan bumbu kacang yang membuat rasanya semakin menarik.

aryaduta hotel jakarta porto venezia

Setelah itu, kami diberikan sajian kedua, Iga Bakar Sambal Mangga. Yup! Iga bakar yang empuk, dipadu dengan sambal mangga, dan disajikan bersama nasi dan tempe mendoan. Rasanya? Beyond expectation..! Iga yang sudah dilumuri dengan ketumbar dan bawang putih, dibakar, lalu disiram dengan sambal mangga yang bikin kamu ketagihan. Daging iganya lembut, ditambah rasa pedas dan segar dari sambal mangga. Katanya, mangga yang digunakan adalah mangga Indramayu, sehingga tekstur mangganya renyah.

Menu ketiga adalah gurame pecak. Gurame Pecak ini disajikan seperti gurame pada umumnya. Dagingnya di goreng tepung dan dilumuri bumbu pecak. Yang membuat Gurame Pecak ini berbeda adalah Sambal Pecaknya yang sangaat enak. Campuran kencur, kemiri, bawang putih, bawang merah, santan, dan kacang mede membuat sambal pecak ini jadi semakin menggoda. Kalau anda suka Gurame, anda wajib mencoba Gurame Pecak khas Porto Venezia di Aryaduta Hotel. Karena Gurame Pecak merupakan salah satu menu unggulan dari Aryaduta Semanggi.

aryaduta hotel jakarta porto venezia

Setelah menikmati Gurame Pecak, kami disajikan menu keempat,yaitu Seafood Platter. Seafood Platter ini menyajikan rasa dari berbagai daerah di Indonesia dalam satu piring. Bayangkan, kamu bisa merasakan 5 jenis rasa yang berbeda dalam 1 piring. Unik‘kan..? Ada 5 jenis makanan yang disajikan,yaitu Pepes Ikan Kakap khas Jawa Barat, Udang Balado khas Manado, Tuna Sambal Matah dan Sate Lilit khas Bali, dan Urap khas Betawi. Semua itu lengkap disajikan dengan nasi Jasmine yang dibakar. Rasanya? Luar biasa..! Kita bisa merasakan makanan dari 4 daerah berbeda dalam 1 piring. Setelah itu, kita merasakan Spagetti Gamberoni yang tidak kalah enaknya.

Dengan bumbu dasar chop garlic dan olive oil, di tambah parsley, parmesan, dan udang. Semua bumbu tersebut dicampur dengan spagetti yang sudah direbus matang sebelumnya. Apa,sih yang special dari Spagetti Gamberoni ini? Eits.. Membuat Spagetti ini butuh proses loh..! Bumbu dasar seperti galic yang dipotong halus, olive oil, parsley, dan parmesan semua ditumis berbarengan dan kemudian ditambahkan udang agar rasa udangnya meresap ke dalam bumbu. Jadi, ketika dicampur dengan spaghetti, kamu bisa merasakan rasa gurih dari udangnya.

aryaduta hotel jakarta porto venezia

Sajian terakhir adalah Calzone Pizza. Bayam, potongan ayam, jagung, tomat, dan keju mozarela dibungkus dengan adonan pizza yang dibuat sendiri oleh Sous Chef Aryaduta sehingga berbentuk seperti pastel raksasa. Ternyata, Calzone merupakan masakan khas Italia Utara dan tidak semua orang bisa membuatnya. Perlu ketelitian dalam membuat Calzone karena kalau adonan pizza sampai pecah atau tidak mengembang, maka Calzone itu dianggap tidak layak untuk disajikan.

aryaduta hotel jakarta porto venezia

Semua main course ini ditutup dengan dessert Colenak dan Es Selendang Mayang. Colenak ini juga dibuat sendiri oleh Chef Arief. Campuran tape, kelapa parut dan gula jawa yang mencirikan makanan khas Sunda, ditambah dengan es krim vanilla membuat Colenak ini menjadi makanan penutup yang wajib kamu coba..!

aryaduta hotel jakarta porto venezia

Kalau mungkin kamu tidak suka tape, kamu bisa coba Es Selendang Mayang. Paduan sirup dan santan, dilengkapi dengan potongan jelly dan topping es krim. Rasanya manis tapi segar..! Dan ternyata, antan yang digunakan untuk Es Selendang Mayang ini bukanlah santan biasa, melainkan santan khusus yang dibuat dari kelapa asli tanpa tambahan apapun.

Karena 80 persen makanan di Porto Venezia ini adalah makanan khas Indonesia, tidak heran kalau makanannya gurih dan sedikit pedas seperti makanan khas Indonesia pada umumnya. Tapi meskipun agak pedas, kamu pasti ketagihan makan di Porto Venezia..!

So..still looking for dining place..? Try Porto Venezia..! di Aryaduta Semanggi, Jl. Garnisun Dalam No.8, Karet, Semanggi Jakarta. Atau klik www.aryaduta.com.

Bon Apetit..!